Kamis, 03 Februari 2011

Inside the broken bones

" Tulang otak saya patah " kata saya suatu saat. Saat yang tak bisa saya ingat kapan itu pastinya. Tapi saya ingat, orang di sebelah saya memandang aneh. Bukan, lebih tepatnya memandang jijik, seperti melihat tumpukan sampah busuk di sampingnya,,,
" Patah. Gua yakin pasti tulang otak saya patah " kataku beberapa saat kemudian. Dan lagi, dia, uuhhm, kali ini tambah personilnya, orang-orang yang di samping saya kembali jijik memandangi saya. Seolah saya kian membusuk.
" Arrgghh, tolong! Sekarang tulang otak saya benar-benar patah.Arrrggghh " kali ini saya mengerang. Dan mereka, menghindar, menjauhi saya, semakin jijik, seolah saya benar-benar barang busuk.

Andai kalian tahu, tulang-tulang otak saya benar-benar patah.
Ya, tapiiii
adakah tulang pada otak kita? Bukankah tulang yang kita rasakan itu adalh tengkorak? Yang jelas adalah milik kepala dan bukan otak kita? Ya benar, seperti lidah, otak memang tak bertulang.
Dan sungguh mustahil,kan? Bila saya berucap bahwa tulang otak saya patah? Padahal tak ada satu pun tulang di otak? Ya, karena setiap kali saya bilang bahwa tulang otak saya patah, itu berarti, SATU MIMPI SAYA, MUSTAHIL UNTUK JADI KENYATAAN.
huuuuhhh

Damn! He's Vida and he's awesoooommmmeee like hell

Thank God, You've waken me up at 3.00 am to see Manchester United match against Aston Villa, therefore I could see the cutest, the coolest, the most awesome,,, and the most,, all the best words for him. NEMANJA VIDA, Manchester United's captain. Uhmmm,, I've watched him in many fucking times, see him smile a lot as cute as hell, OMG! VIDA is truly perfect for a captain. haha,,,


THt's vida after celebrating his goal against Villa. He made the score be 3-1 for Man.United

Selasa, 01 Februari 2011

15 reboo buat seminggu

"Tolong, Pak, Tolong, saya belum makan,,,, sumpah,,, belum makan dari jam 8 sampe jam 14 iniyy" Hadeehhh, napa jadi kyak ngemis ginii, Astajiiim, maafkan saya ya, Allah, gak ada maksud daah, buat ngemiiis ngemiis gini. Saya masih sehat kuat untuk mendapat pekerjaan yang layak. Hah, udaah, ngelantur daah, padahal awalnya cuma pengen curhat soal hidup saya minggu ini, melassss dikiiit :p
hah, sesuai judul, saya mencoba tetep hidup seminggu ini, hanya dengan 15 rebooo, hah, lebay yahhh, padahal di luar sana ada orang yang harus bertahan hidup sebulan hanya dengan uang segitoooohhh
harusnya gua bersyukur,ya? Tapiii saya masih bersyukur kok, lagian itu salah saya juga siih, dah tahu duit 50 reboo buat uang saku seminggu, malah saya habisin sehariii, abiis tergoda oleh majalah2 yang didiskon di Gramedia fair, hohoooo, udah murah, dapet bonus tiaap belinya, akhirnmya tergodalah sayaaa, dan abiis tuh duit
sekarang cuma bisa ngringiiis, nahan nafsu buat belii yang dikiit gak perlu, agak ngurangi jajan, haha
untung juga max gua pengertian, *padahal gak tau, kalo duit gua hampir abiis ^^, diaa rajin banget sekarang bikin sarapan, padahal dulu hamppiir gak pernah, *tanda ikatan batin max dan anak tersayonngggs , hohoooo

Kamis, 27 Januari 2011

Dont take a bath for four days, it will make you MORE PUNK ! :P :D

Hhahaaa,,,,, Gak mandi = jorok? BODO! yang jelas itulah salah cara biar kita lebih punk.
KATA BENJI SIIH, niy quotenya :
" I haven't taken bath for four days. And I guess it makes me MORE PUNK!"
" I don't want this moment ever end, where everythings nothing without you"

Selasa, 04 Januari 2011

Fase Perkembangan Seorang Bocah tak berdaya

Kita dilahirkan, dalam keadaan bayi kecil tak berdaya dan tak tahu apa-apa. Padahal proses untuk menjadi bayi, sangatlah luar biasa. ya, itulah tanda-tanda kekuasaan Allah Yang Maha Kuasa.
Hmm,,, sekarang, gua mau nyoba jelasin tentang fase-fase yang dialami seorang 'bocah', niy tulisan geje doank, dampak renungan gua seminggu bethethek ^_^

1. Pas bayi, baru lahir sampe kira-kira 1 bulan lah :
Fase saat kita belum bisa ngapa-ngapain, saat semua hal yang ngurus masii orang-orang gede, terutama IBU, kita cuma diam diantara kerlingan mereka.

2. Pas 2 bulan sampe kira-kira 5 tahun :
Fase saat, yaah, kita mulai dikit2 belajar, dari belajar tengkurap, tritipan, merangakak, nangis, jalan, bicara, apa ajaaa dah yang jadi dasar2 manusia hidup nantinya. Inget kan? Fase dmna kita masii cadel-cadelnya. Suka merengkak. Satu hal yang bisa kita pelajari: Di Fase ini kita gak pernah berhenti belajar, meski bicara masi cadel banget, kita terus aja ngemeng ngawuur, pas jalan juga, gak pedul;i jatuh berapa kali, sekali jatuh langsung berdiri buat nyoba lagi. Inilah yang juga layaknya dipakai manusia dalam menjalani hidupnya pada waktu besar nanti. Sayangnya kadang kali nggak.

3. Fase antara umur 5-12 tahun :
Masa kanak-kanak. Pas kita bebas nglakuin apa aja, kita udah bisa ngomong lancar, berjalan lancar, saatnya menikmati dunia luar sebebas-bebasnya. Nggak ada yang ngelarang apapun yang kita perbuat. Paling mereka juga bilang " Namanya juga anak-anak" Satu hal yang kita pelajari di Fase ini :Ini adalah saat di mana kita benar-benar jadi diri yang jujur, yang apa adanya banget, ngomong segala hal yang kita tahu, nglakuin yang kita mau. Dan pada besar nanti, semoga kita tetap jadi pribadi jujur yang bilang segala hal yang kita tahu. Ya , bilanglah iya! Tidak? Katakan TIDAK!

4. Fase antara umur 12-16 :
Fase menuju kedewasaan, di mana kita emang belum dewasa, tapi juga bukan anak-anak lagi. Mulai banyak masalah dateng, yang mau nggak mau memaksa kita berpikir untuk menyelasaikannya. Katanya siih, fase yang paling enak, tapi hati-hati. Sekali kau jatuh di fase ini, kau akan susah berdiri. Ini adalah fase yang amat penting karena ini adalh fondasi akhir kita sebelum jadi pribadi dewasa seutuhnya. Segala fondasi yang kita dapet dari masa bayi, balita, kanak-kanak, kita terapkan di sini. Tapi ingat. KITA BUKAN ANAK-ANAK lagi!

Udah ya, segitu aja, bingung gua nulis apa lagi, hehe.. GEJE banget tah? Hohooo,,, inilah diary depresi saya, bukti gejolak anak remaja.

GUYS, EVERYTHING'S SO COMPLICATED WHEN YOU'RE 16 :)


Jumat, 03 Desember 2010

Hwaaa!

Apa ya?
Aku bingung mau nulis apa?
Ada topik banyak banget, tapi lagi nggak mood ngulas :-P
Apa ya?
Kalau kamu disodori pertanyaan 'apa' kamu mau jawab bagaimana?
Dan kalau kamu disododori pertanyaan 'bagaimana' kamu jawab apa?
Nah lho?
Ngerti nggak?
Ayayayyay,, begitulah hidup
yang harusnya mudah, malah kau bikin susah, aneh yaw, manusia.
Ya, aneh, kayak aku, ahihihiihi