Tampilkan postingan dengan label Jonny Buckland. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jonny Buckland. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014


Kinda late update! So I am back from sort of hibernation. Hehe, and here I am bringing you an update from my favorite band, Coldplay! They got a new song, yay! It’s been a long since we heard about their piece of music since Atlas, which is sort of dream come true for me cos it’s included in The Hunger Games: Catching Fire soundtrack. Two fandoms unite!
W ell, our favorite band seems to be exploring with some new kinds of music. Do not think of alternative sound or soft rock. This new song is totally a reborn of them. We probably still can’t get over the magnificent Mylo Xyloto era. I sort of am in denial that that era is already over. Well, judging from this new song, they go 180◦ from the previous one. No more splashing colors or sound that will make you jump out of your bed. We couldn’t judge them by a single song ofc but the new one that is called Midnight represent it all.
Let’s throwback on 2011 in which they released Every Teardrop is A Waterfall. It brought such a happy melody which began the cheerful MX era with its glowing wristband, spray cans, and painted instruments of theirs. Midnight goes on the contrary. It sounds way darker than Coldplay used to be and a bit indie too. And instead of playing with colors, they make a negative-framed music video. What a revolution!
So this is it. The new era has just begun. Time to wave goodbye to the colorful Mylo Xyloto. That was a wonderful era. I hope this new one is just getting better.

Rabu, 20 Februari 2013

Support Our Project!

Hey, guys! Sorry for not updating a lot. The last time I update this blog is on.. what? December? How bad. I'm really sorry cause I have no time for being here :( I am already back to college so I definitely will be rarely coming here. But I'll try my best to keep updating this blog.
 Oh, and here I come to ask you (All Indonesian people) to join in Indonesia Wants Coldplay project. We have this project to make the promoter and ofc Coldplay themselves to realize that there are bunch of Indonesian people who want Coldplay to have a concert here. So please,support this project by sending your video to indocoldplayproject@gmail.com . Ther are still 6 days left to submit your video. For further information, please click THIS LINK. Thank you and we are really waiting your participation in this event!

Minggu, 11 November 2012

Paradise Live 2012 from Paris

 
Happy November, all you guys! Sorry it's kinda late cause already the 11th of November. I've told you before that Coldplayers will hold a party in this month. Party here means celebrating the release of Coldplay Live 2012 DVD. For you who already pre-order it must be very anxious for it. Same here. But be patient, it will be released in only 8 days from now on! And actually there's still a more party. But too bad I can't join it. So this Coldplay Live 2012 will not only be released in DVD but also be shown in cinemas. It will be shown on November 13th -means tomorrow in more than 50 countries, including Indonesia. But unfortunately it will be on selected cinemas. And in Indonesia, it's only available in Jakarta which is far away from where I live now. How lucky for those who are able to watch the live concert film from the best live band ever!
Well, being able to watch it or not, here's a good news for us. Coldplay has given us a video from the album to enjoy. It's Paradise live in Paris 2012. You may have been so familiar with this song or even the video which is featured the band members in elephant suit. How can we forget? Or we may have watched the live version of Paradise in their shows. But trust me, this is the best live version I've ever watched. The people in Paris are just so damn lucky. Begun with the sound of piano from Charlie Brown, it may sound usual if we only listen to it. But there's something special when we watch the video. The Xylobands here seem glowing in its best. The crowd are so damn enthusiastic. And I think it's a rare occasion that Chris asks the audience to sing along in this song. But he did it in France! Coldplay has given France a Paradise.
And don't forget what Chris said to the crowd at the end of the video:
 "Incredible. You've been incredible. Thank you so much."

Senin, 01 Oktober 2012

Coldplay Live 2012

Brace Yourself, Coldplay will release their second live album, Coldplay Live 2012. Have you ever watched Live 2003 before? It's been 9 years since Coldplay released it. And now they come with their new live album, Coldplay Live 2012. It's about Coldplay live performances on Paris Stade de France, Montreal Centre Bell and Glastonbury 2011. The album will be released on November 19, but you can pre-order it first here. The album will be released by Parlophone on CD/DVD, DVD/CD, Blue Ray/CD, and digitally. Fyi, the director for this film is Paul Dugdale who's also the director of Adele’s Live at Royal Albert Hall dan The Prodigy’s Worlds On Fire. If you have been very anxious about this album, you can watch the official trailer HERE. And this is the complete track list for the album >>. On their official twitter, Phil Harvey added that The Scientist and Don't Let It Break Your Heart will come as the bonus track.
Chris Martin said that this Mylo Xyloto tour is actually the best moment of Coldplay as a band. In this tour, they started using LED wristband which we all know as 'Xylobands'. In the end, the frontman gives a huge appreciation for the fans :
"Over the years, our crowd has become more and more a part of the concert itself. They're loud, diverse, full of soul, and make the songs sound much better than we can on our own."

Rabu, 22 Februari 2012

Coldplay win Best British Group on Brit Awards 2012

Finally, after get nothing on 54th Grammy Awards, Coldplay finally could win in Brit Awards 2012. They beat Arctic Monkeys, Chase & Status, Elbow and Kasabian. This isn't their very first award because they've won in 2001, 2003 and 2006. They're also nominated in MasterCard British Album of the Year but they didn't win it cause Adele's album, 21 are too hard to be beaten. They opened the show by their third single, Charlie Brown that made it very 'glowing in the dark'.
This is the video :

In this occasion, Coldplay's front man, Chris Martin also has duet with Noel Gallagher to play High Flying Birds. Chris play on piano.
Video :

Rabu, 21 Desember 2011

Fanfic Lagi!!!!!!!!

Halo, semua. Kembali lagi saya, satu-satunya admin di blog ini. jaah, kayak blog terkenal aja. okeh, to the point, saya ada fanfic baru niy. Masih seputar Martin dan Coldplay. Pengennya sih, yang lain, tapi, lagi fokus ke ini dulu, hehe. Masih terinspirasi dari lagu Charlie Brown dan Xylobands yang bikin glowing in the dark! Okay, just check this out and don't forget to leave a comment after reading this!

Aku sudah mendengarkannya. Ya, lagu yang akan dirilis band-nya Martin sebagai single ketiga. Dan tebak saja, aku sudah jatuh cinta pada lagu itu. Memang, aku harus mendengarkannya sampai tiga kali untuk benar-benar merasakan bagaimana luar biasanya lagu ini. Ini dia lagu terbaik yang pernah mereka ciptakan. Setiap bagiannya benar-benar luar biasa. Liriknya, petikan gitar, ketukan drum, dan suara Martin yang, haruskah kujelaskan bahwa dia memiliki vocal yang lebih dari prima? Intinya, aku sedang menjalin hubungan yang sangat intim dengan lagu ini.

Martin sudah memainkan lagu ini di rangkaian tour-nya rupanya. Well, sudah agak lama. Hanya aku dulu tak memperhatiakn karena lagu ini bukan lagu favoritku. Tapi sekarang, aku tak akan pernah melewatkan sedikitpun hal-hal yang terkait dengan lagu ini. Dan, ternyata mereka juga sudah merilis video live versionnya. Mengapa Martin tak bilang? Waktu lagu ini ditetapkan sebagai single ketiga saja dia bilang. Aku harus meneleponnya.

Aku memencet beberapa digit nomor dan menekan tombol hijau di ponselku. Sedikit lama aku harus menunggu. Ke mana kau, Martin? Tapi akhirnya, ini dia!

“Wow, adakah sesuatu yang darurat sampai kau meneleponku malam-malam begini.”

“Belum ada jam 8! Apa aku menganggumu?”

“Tidak, tidak, tidak. Masih sedikit lama hingga aku naik ke panggung. Ada sesuatu?”

“Jadi kalian sudah merilis video Charlie Brown yang live?”

“Dan kau baru mengetahuinya?” ada nada pembelaan diri di sana.

“Kenapa kau tak bilang?” kini giliran aku yang membela diri, sedikit gemas dengannya.

“Apakah koneksi internet di rumahmu mati? Atau….kau terlalu sibuk hingga tak sempat mencari berita tentang kami?”

Huuufft… terlalu sibuk?

“Dua hari ini aku memang sibuk dengan interviewku untuk NME. Kau tahu aku sedang berusaha agar aku diterima di sana. Ini percobaan yang keempat.” ada nada putus asa setelah itu. Karena aku tak yakin akan diterima. Tiga kali kesempatan aku gagal. Dan masih berharap beruntung di kesempatan keempat ini.

“Ya. Tapi kau tak bilang ada interview dua hari ini.”

“Pentingkah itu?”

“Setidaknya aku bias mendookanmu.” kembali ada sebuah nada pembelaan. Atau mungkin sebuah perhatian?

“Kau masih bisa mendoakanku. Pengumumannya masih besok.”

“Okay. Oh,ya. Aku berharap kau menonton X-Factor mala mini. Kami akan tampil malam ini dan ada sesuatu yang special. Memang bukan yang pertama kali. Tapi melihat kau sibuk dua hari ini, kau pasti belum melihatnya.”

Aku mengerutkan dahi.

“Okelah. Bye!”

Sesuatu yang special? Wow, mereka membuat kejutan lagi. Sejak album studio kelima mereka, banyak sekali kejutan yang mereka munculkan. Dari musik yang lebih segar, konsep graffiti yang mengagumkan, nama album yang jelas belum pernah kau dengar sebelumnya, hingga kostum gajah dan Martin yang mengendarai unicycle dan banyak hal lain yang kalau kuceritakan cerita ini jadi tidak ada akhirnya.

Aku segera menyalakan TV. Meski sudah tahu X-Factor baru akan mulai 30 menit lagi. Jadi kuputuskan mendengarkan Charlie Brown. Sudah kubilang, aku sedang jatuh cinta dengan lagu ini. Kurasa aku juga akan memutar lagu yang lain. Or let this song on my repeat. Entahlah, aku selalu ingin memutarnya kala lagu ini selesai.

Light a fire a fire a spark. Light a fire a flame in my heart. We’ll run wild. We’ll be glowing in the dark. Aku tak bisa untuk tidak menari. Mungkin aku sudah sehiperaktif Martin sekarang. Bodohlah, aku di dalam rumah. Tidak aka nada orang yang melihat.

All the highs all the lows. As the room a-spinning goes. We’ll run riot. We’ll be glowing dark. Aah, itu dia X-Factornya. Aku melepas headphone yang sedari tadi menempel di telinga. Saatnya menonton Martin. Pasti dia juga memainkan Charlie Brown.

Martin, Jonny, Guy, dan Will sudah di panggung. Martin memakai kaus biru lengan pendeknya. Ya, ya, otot-otot lengannya terlihat jelas. Dan seperti dugaanku, mereka memainkan Charlie Brown. Aku pun segera bersorak kegirangan bak anak kecil yang mendapat 3 lollipop. Tapi, astaga, pandanganku beralih pada sekumpulan cahaya warni-warni yang memancar kala mereka bermain. Kadang hidup kadang juga padam, mengikuti ritme lagu yang sedang dimainkan. Aku benar-benar kagum. Inikah hal spesial yang diberitahukan Martin tadi? Dan…itu jelas bukan bagian dari lightning mereka, sepertinya dari penonton. Bukan glow stick tapi.

Charlie Brown selesai, kini mereka memainkan Paradise. Cahaya warna-warni tadi masih memancar dari arah penonton. Dan tunggu, cahaya itu dihasilkan oleh gelang yang mereka pakai. Ya, kamera televisi baru saja menyorot kea rah mereka. Terlihat jelas mereka mengenakan gelang yang mengeluarkan cahaya. Benar-benar kejutan yang indah, boys!

Butterfly confetti mulai bertebaran. Bagian mereka sudah hamper selesai berarti. Saat mereka sudah menghilang dari panggung, teleponku berdiring. Aku harap ini kau, Martin. Kau harus jelaskan tentang gelang ajaib itu!

“Ya?” jawabku girang, padahal belum tentu itu Martin.

“Aku hanya disuruh Martin untuk memastikan apa kau menonton kami tadi.” sahut suara di seberang sana. Jelas bukan Martin. Tapi aku tahu siapa ini!

“JONNYPUFF!!!!!!!!!!!!!!!” teriakku girang. Ya, ini Jonny. Kekasih Martin sesungguhnya. Haha, kami, para fans, selalu berpendapat demikian.

“Astaga, kalian benar-benar melakukannya! Jonnypuff!” ada tawa riang di sana. Bukan hanya milik Jonny, mungkin yang lain juga ikut bergabung. Aku tersenyum riang.

“Katakan padanya, dia berhutang penjelasan tentang gelang itu. Atau kau mau mengambil alih tugasnya?”

“Yang jelas namanya Xylobands. Kau bisa mendapatkannya kalau kau juga punya selembar tiket. Selebihnya, Martin menyuruhku untuk bilang agar kau membaca interview-nya di internet.”

“Sial, ini pasti gara-gara aku terlambat mengetahui video live Charlie Brown kalian.”

“Haha…kudengar kau sibuk dua hari ini. Bolehkah aku ikut mendoakanmu?”

“Apa? Dasar Martin, dia cerita semuanya?”

Jonny tertawa sebentar.

“Tidak semua. Hanya saat kau menangis melihat video kami saat tampil di festival itu dan interview-mu dua hari ini. Dia bilang kau fan yang sedikit aneh. Hahahaha…..” kembali terdengar tawa riang yang riuh. Pasti bukan hanya Jonny.

“Apa? Katakan pada Martin aku akan menjewernya Minggu nanti. Dan tunggu, apa kau bersama yang lain?” tanyaku penasaran.

Kembali ada tawa yang riuh.

“Will’s here!” suara lain menyahut.

“dan Guy!” satu suara lagi. Astaga, mereka bertiga ada di sana semua.

“Tadi Phil juga ikut sebentar.” Kali ini suara Jonny lagi.

“Lalu di mana Martin?”

“Dia ada interview. Kau mau menunggu?”

“Tidak, tidak. Bilang saja aku akan mendaratkan puluhan jeweran kalau dia dating.”

Kembali terdengar tawa yang riuh.

“Kalau begitu, bye! And Good Luck!”

“Thanks, Jonny! Bye!”

Telepon terputus dan aku tersenyum kembali duduk di sofa. Tapi tak berapa lama kemudian, giliran ponselku menerima sebuah pesan. Dari Martin. Isinya : Aku tunggu jewerannya. Aku tertawa kali ini, namun pesannya tak kubalas. Kembali kupasang headphone dan mendengarkan Charlie Brown. Sudah malam dan aku harus tidur.


Kamis, 15 Desember 2011

Coldplay - We Found Love (Rihanna Cover)


Just wanna share this amazing cover :D. Sorry maybe it's too late but this is kinda MUST WATCHED!

Rabu, 14 Desember 2011

Xylobands Memeriahkan Konser Coldplay

Halo, bloggie, visitors, siapa aja yang kesasar #eh #hash. Kali ini saya mau post tentang Xylobands seperti judul postingan ini. Agak telat sih postingnya. But Better Late than Never,kan?
Btw, udah tahu belum Xylobands itu apa? Yang udah tahu berarti bagus, update informasi terus setiap saat. Yang belum tahu jangan khawatir, akan selalu ada orang yang akan memberi tau anda #ceelah. Ini dia gambar Xylobands :

Bagus ya. Mungkin terkesan biasa kalo begini tapi Xylobands itu gelang elektronik yang bisa memancarkan cahaya warna-warni yang bikin konser makin semarak aja. Kayak gambar di bawah ini. bagus ya?








Naah, Xylobands ini sekarang udah jadi bagian dari rangkaian Mylo Xyloto Tour milik Coldplay. Setiap penonton yang dateng ke konser dapet satu gelang Xylobands ini. Enak ya, doain mereka dateng ke Indonesia trus saya bisa lihat biar dapet nih gelang ajaib :D. Uniknya ini gelang ga menyala terus sepanjang konser. ada kala-kala tertentu mereka menyala mengikuti ritme lagu yang dibawain Coldplay. Xylobands sendiri sebenarnya memakai sistem radio control, cuma belum diketahui pada saat apa aja nih gelang bakal nyala atau bagaimana nyalainnya.
Urusan siapa yang bikin ide magnificent ini, Chris Martin bilang gelang ini diciptain oleh seorang pembuat alat bantu seks bernama Jason Regler. Berikut petikan wawancaranya :
"Ada orang yang bernama Jason, yang menyukai Coldplay. Ia biasa membuat alat bantu seks berupa vibrator yang digunakan dengan telepon genggam. Pada dasarnya, ia seorang penemu. Menurut saya, ia datang ke Glastonbury (Glastonbury Festival 2011) musim panas ini dan mendapat sebuah ide—ketika kami sedang manggung—untuk membuat gelang bersinar ini. Ia mengontak kami dan mengatakan, 'Bagaimana menurut Anda?' dan kami mengatakan, 'Sepertinya itu ide yang paling bagus selama ini'... dan sekarang kami memiliki gelang ini untuk setiap penonton yang memiliki selembar tiket," terang Martin dalam Smart On, acara radio XFM, Minggu (11/12/2011) lalu.

Buat yang pengen ngeliat efek Xylobands secara lebih jelas, bisa langsung check video ini :



Rabu, 07 Desember 2011

Coldplay - Dont Panic @ Glastonbury 2000













Kalau tadi udah saya kasih cerpen yang terinspirasi dari video Coldplay live in Glastonbury 2000, kali ini saya ngasih capture dari video itu. Just enjoy it. Liat gorgeous Chris yang masih muda. I wanna back in year 2000 after watching this so I can see the very young Chris, Jonny, Guy, and Will. when they were not as famous as nowadays. Ten years are really fast but as i told you in my short story, they do never change! maybe just their music but their personality isn't either.

The Simple Martin

Halohaiiii, met siang karena gua postingnya siang juga :D. okay guys here I come with an 'unordinary' post. kenapa? karena gua hadir barengan cerpen gua yang pertama gua post di blog ini. yang pertama di pos loh ya, bukan yang pertama dibuat. Yang pertama kali dibuat ga gua post malah. FYI, aja. nih cerpen terisnpirasi setelah gue liat video Coldplay live in Glastonbury 2000. Tepatnya pas Chris Martin bilang 'I don't know if any of you have ever heard of us. But we're called coldplay.' Lalu membungkuk sopan di hadapan audience. Okay let's check this out aja! :


Aku baru saja selesai menonton video itu, dan berencana mematikan komputer sebelum kusadari bahwa dia telah berdiri di belakangku. Ia lalu menyodorkan tisu, mengetahui mataku berair.

“Kau menonton lagi,ya?”

“Lagi?” aku mengernyitkan dahi. Sebenarnya memang iya, aku menonton video itu sudah dua kali. Tapi kurasa, tidak seorang pun tahu aku menontonnya untuk pertama kali. Lalu bagaimana dia tahu?

“Ya. Dan memang iya,kan? Pertama saat malam hari atau lebih tepatnya tengah malam, kau menontonnya dengan haru. Dan kedua, baru saja ini.”

Aku kembali mengernitkan dahi. Bagaimana dia tahu itu semua? Namun lelaki ini memang hebat. Dia tahu aku bingung, lalu buru-buru membuka mulut memberi penjelasan.

“Malam itu sebenarnya aku dating. Aku ingin memberikanmu kalung The Rolling Stones yang aku beli di festival. Tapi kulihat kau amat khusyuk di depan komputer. Sampai kau tak tahu ada seseorang yang membuka pintu kamarmu. Aku tak mau kau terganggu, jadi lebih baik aku pulang.”

Aku tersenyum sekarang.

“Dan kau tahu? Sampai rumah aku pun menonton video itu.”

Senyumku semakin lebar. Kubenahi caraku duduk, lalu bersiap mendengarnya bercerita.

“Dan kau menyadari sesuatu?”

“Ya, kau lihat betapa masih mudanya aku. Juga betapa pemalunya aku waktu itu. Kadang aku tak percaya sendiri. Aku dan band-ku tentunya tampil di festival megah itu saat kami baru punya satu album.”

“Kau tak pernah membayangkan 10 tahun berikutnya kau akan sering tampil di sana dan festival megah lain?”

Dia menggeleng pelan dan sambil menerawang jauh dia mulai lagi bercerita.

“Jangankan membayangkan hal seperti itu. Yang aku pikirkan dulu hanyalah agar aku bias berdiri dan bernyanyi di sana tanpa pingsan. Kami semua sangat gemetar waktu itu. Bahkan aku tak sadar apa aku masih menginjak tanah atau tidak.”

“Dan kau lihat bagaimana kau dan band-mu sekarang?”

Dia tersenyum lebar memamerkan deretan gigi-gigi putih yang rapi dan rahangnya yang begitu kokoh.

“Ya, kami semua mulai menua. Kulitku juga tidak sekencang dulu lagi.”

“Tapi kau justru makin pandai berdansa di usia segini.”

Kembali ia tertawa. Dan beginilah dia jika sudah tertawa. Bukan hanya mulutnya saja yang terbuka lebar, tapi semua anggota tubuhnya seolah ikut terbuka. Initnya semua ikut tertawa.

“Hey, kau memandang gigiku,ya?”

“Kau tertwa. Dan di saat itu pasti kau pamerkan gigi-gigimu itu.”

Kali ini dia tersenyum. Tapi tak lebar seperti tadi. Hanya kedua ujung bibirnya yang naik. Ia tak lagi memamerkan gigi-giginya.

“Ah, sudahlah. Aku sudah cukup tua. Tak pantas bercanda laiknya anak muda.”

“Kau justru akan awet muda kalau hobi bercanda.”

Lagi, dia hanya tersenyum tipis. Lalu mengambil sesuatu dari saku celananya.

“Ini untukmu. Aku harus membongkar lemari untuk menemukannya. Untunglah masih ada. Dan rasanya… aku terlalu lama di sini. Aku takut semakin bertambah muda jika bersamamu. Aku pulang, ya? Bye.”

Lalu ia letakkan benda dari saku celananya tadi. Sebuah harmonika yang cukup tua. Yang aku yakin inilah harmonika yang sama, yang ia mainkan seperti di video itu. Kulihat dia hamper sampai di depan pintu. Cepat-cepat kubuka mulut sebelum ia melewati pintu itu.

“Tapi kau tak pernah berubah, Martin.”

Dia berbalik dan tersenyum tipis.

“Jangan lupa sampaikan salamku untuk Apple, Moses, juga Gwyneth.”

Dia hanya mengacungkan ibu jarinya lalu berlalu melewati pinru. Aku memandangi punggungnya yang tegap berlalu melewati pintu. Ya, kau memang tak pernah berubah, Martin. Kau tetaplah Martin yang selalu berusaha menyembunyikan kegugupannya di depan para wanita. Kau selalu menjadi Martin yang polos, rendah hati, namun tak jarang bias bertingkah konyol. Kau masih Martin seperti saat kita pertama bertemu. Kala kau merangkulku karena aku tak bias menghentikan tangis setelah konsermu.

Pandanganku pun beralih ke harmonika pemberiannya tadi. Kuambil lalu kucoba memainkan ‘Don’t Panic’ seperti dia pada video itu. Tak sebagus dia memang. Tapi aku akan selalu mencoba untuk seperti dia. Terima kasih, Martin.

Inspired by this video :



Gimana, udah baca? Gaje kan? Yah, inilah tulisan seorang fan yang merana :D. Kalau udah baca *kalau ada* tolong kasih komen ya, biar saya bisa belajar :). Ini cerpen saya buat pas saya try out UAN. Pas udah selesai ngerjainnya, daripada gaje nunggu bel mending coret-coret danjadilah ini :)


Selasa, 29 November 2011

Coldplay - Charlie Brown



Hello! Long time no see ya all. kinda busy wf school and it's actually a test day. but cause I'm missing posting something so i go online here.
ok, guys! Here come a post about Coldplay again. Cause I do so fckin' damned in love with their new album called Mylo Xyloto.
They have released two singles. Every Teardrop Is A Waterfall and Paradise. Both are great and relaxing and beautiful and flawless and and and PERFECT!
So this song called Charlie Brown will become their third single. Listen it guys! You will have no reason to not repeat it. Very Beautiful ! :))))

Sabtu, 19 November 2011

Dreamed of para para paradise



Dreamed of Para-para-paradise!
im sure you all have heard to this song. this is such a new and popular song :)
okay let's start by some words. First time i heard this song i just cried, yes i did. Chris voice is the main reason and the rest is about the whole lyrics of this song.
i just feel like my life could be like this. if Chris said that
"When she was just a girl. She expected to the world. But it flew away from her reach, so she ran away in her sleep and dreamed of para-para-paradise."
then i just feel like it's truly me. I'm a girl and have a great expectation to this world but it actually never came and seemed getting far and far. then i just kept it as a dream that i enjoyed.

well, ignore that story. this is truly a beautiful song. Though some called it as a boring one but it's truly easy listening and remembering. very catchy too and emotional, yeah. but if you just listen to it it would be not that enough. you have to watch the video also, enjoy them become elephant , enjoy the view of Beautiful South Africa and of course enjoy Martin rides the unicycle

Senin, 08 Agustus 2011

Coldplay - Every Teardrop Is A Waterfall


I turn the music up, I got my records on
I shut the world outside until the lights come on
Maybe the streets alight, maybe the trees are gone
I feel my heart start beating to my favourite song

And all the kids they dance, all the kids all night
Until Monday morning feels another life
I turn the music up
I’m on a roll this time
And heaven is in sight

I turn the music up, I got my records on
From underneath the rubble sing a rebel song
Don’t want to see another generation drop
I’d rather be a comma than a full stop

Maybe I’m in the black, maybe I’m on my knees
Maybe I’m in the gap between the two trapezes
But my heart is beating and my pulses start
Cathedrals in my heart

As we saw oh this light I swear you, emerge blinking into
To tell me it’s alright
As we soar walls, every siren is a symphony
And every tear’s a waterfall
Is a waterfall
Oh
Is a waterfall
Oh oh oh
Is a is a waterfall
Every tear
Is a waterfall
Oh oh oh

So you can hurt, hurt me bad
But still I’ll raise the flag

Oh
It was a wa wa wa wa wa-aterfall
A wa wa wa wa wa-aterfall

Every tear
Every tear
Every teardrop is a waterfall

Every tear
Every tear
Every teardrop is a waterfall

Beautiful, amazing, and perfect song. All the lyrics, music, rhythm, guitar, and drum are so fucked up PERFECT! listen to this song whenever the dawn comes and you'll love living in your own life! whenever you feel down and lost , just turn up this song and HEAVEN IS INSIGHT!